Rabu, 17 November 2010

Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan mempelajari ilmu kewarganegaraan

  • Untuk bagaimana kita menjadi warganegara yang baik dan bertanggungjawab (good civil & responsible)
  • Sosial skill (kepedulian sosial) dan untuk mengembangkan tersebut dibutuhkan civic education (pendidikan warganegara.

Mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.

Di dalam pembangunan manusia ditempatkan sebagai subjek dan objek sekaligus.

Andragogi : Pembelajaran orang dewasa (memecahkan masalah) bukan hanya menerima tetapi apa dan bagaimana

Pedagogi : Pendidikan untuk anak

MASYARAKAT MADANI
- Pendidikan Kewarganegaraan dan Cita-cita Menuju Masyarakat Madani
Mayarakat madani (civil society) dapat diartikan sebagai suatu masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani, dan mamaknai kehidupannya.

Masyarakat madani adalah sebuah format yang ideal untuk masyarakat yang beradab yang menjunjung tinggi nilai2 kemanusiaan, nilai hukum, dan kebajikan.

CIRI-CIRI MASYARAKT MADANI:

  1. Free public sphere (ruang publik yang bebas), yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik, yaitu berhak dalam menyampaikan pendapat, berserikat, berkumpul, serta mempublikasikan informasikan kepada publik.
  1. Demokratisasi, yaitu proses dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya
  2. Toleransi, yaitu sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain.
  3. Pluralisme, yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus,
  4. Keadilan sosial (social justice), yaitu keseimbangan dan pembagian antara hak dan kewajiban, serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya.
  5. Partisipasi sosial, yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa, intimidasi, ataupun intervensi penguasa/pihak lain.
  6. Supremasi hukum, yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan
  7. Sebagai pengembangan masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan dan pendidikan
  8. Sebagai advokasi bagi masyarakt yang teraniaya dan tidak berdaya membela hak-hak dan kepentingan
  9. Menjadi kelompok kepentingan atau kelompok penekan


Paham-paham yang ada :

- Ideologi Formalis
- Modernis
- Liberalis

Jika mau melihat sebuah negara lihat Antropoligi budayanya.(Indonesia = Monodualist, yang artinya manusia Indonesia pada hakekatnya adalah makhluk yang monodualisme alias dwitunggal. Secara kodrati manusia mempunyai kemampuan berkehendak sebagai diri sendiri yang pada akhirnya manusia menjadi makhluk yang individual. Tetapi pada saat yang bersamaan, pemenuhan berbagai macam tuntutan manusia sebagai individu tidak dapat lepas dari faktor eksternal yang berupa individu-individu lain. Hal inilah yang mendorong berpadu dan bekerjasamanya manusia-manusia individualis dalam suatu komunitas, yaitu komunitas sosial. Jadi manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial.

- Pengembangan nilai-nilai kewargaan
Baik konsep masy. madani maupun civil society memerlukan prasyarat mentalitas. berupa dukungan nilai2 yg tumbuh dalam alam pikiran dan tindakan anggota masy dalam wujud nilai2 kewargaan, selain dukungan struktur dalam sistem sosial, dimana msyarakat itu berada.

Nilai2 kewargaan yg dimaksud adlh: segala sstuatu yg dipandang berharga atau utama yg menjadi acuan dlm kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara sebagaimana cita2 dr masy madani (Civil society)

Dlm proyekti kedepan semangat membangun masy madani (civil society) sbg moral masy yg demokratik, religius dan berkeadilan, memiliki koherensi dengan apa yg Hesel Bein disebut kualitas masyrkt ideal masa depan (The Ideal Community Future).

Yakni masyarakat yang terdiri dari 4 elemen:

  • one standart, yaitu printisp mengutamakan kebajikan untuk hdiup baik dan menunjung tinggi hukumj serta keteraturan.
  • One heart, yaitu visi dan arahan untuk menempatkan nilai luhur yang menyatu dengan hati nurani dan mementingkan kepatuahn dan membawa diri dalam hidup.
  • One mind, yang mengaah pada tujuan misi dan kesatuan bukan uniformitas, keberagaman, dan bukan keseragaman.
  • Economic equality. artinya tidak ada kemiskinan dalam kehidupan manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar